Puisi Tanpa Judul
Aku mati dalam belantara jiwa
Sirna di lautan hampa
Meraung senja untuk kembali
Namun sesat tiba membentuk imaji
Aku jengah, pupus di antara sisa senda
Tanyaku pada nakhoda
Sekalipun tak didengar
Tak dilirik
Hanya dicaci juga dihujat
Nirwana memang untuk kalangan priyayi
Dan bukan aku yang patut diami
Aku laksana terombang-ambing
Tak jua terbit dalam kelam
Lalu kucari kamu, dia, mereka
Hanya tergolek serpihan fana
Sirna di lautan hampa
Meraung senja untuk kembali
Namun sesat tiba membentuk imaji
Aku jengah, pupus di antara sisa senda
Tanyaku pada nakhoda
Sekalipun tak didengar
Tak dilirik
Hanya dicaci juga dihujat
Nirwana memang untuk kalangan priyayi
Dan bukan aku yang patut diami
Aku laksana terombang-ambing
Tak jua terbit dalam kelam
Lalu kucari kamu, dia, mereka
Hanya tergolek serpihan fana

Komentar
Posting Komentar