Entah Ini Apa
Ada sesuatu yang berpendar di langit malam. Ia yang gantikan bau gerimis dan pekat senja. Mengganti secangkir kopiku dengan setiap binarnya. Kadang aku percaya, apabila ia terjatuh, aku tahu malaikat tengah datang menuju bumi, mengabulkan setiap doa yang kukirim untuk Tuhan. Namun lambat laun aku pun tak ingin ia terjatuh. Aku ingin ia membawa sertaku. Menarikku dalam butir kebahagiaan.
Setiap pagi aku hanya bisa melihat sisa embun. Aku kehilangan dia setelah ratu tata surya itu menyapa. Tanpa tahu ke mana ia berlalu. Tetapi aku percaya ia tak pernah pergi. Ia selalu menawarkan asa, entah apa. Terkadang aku juga bingung ke mana hati ini harus berlabuh. Kubiarkan saja, mengalir seperti air sungai yang bermuara ke laut lalu menuju samudera.
Dan aku kembali bahagia bila langit mulai kelabu. Karena ketika langit menjadi kelabu, aku mampu tersenyum dari bumi—dari jarak ini. Karena ketika langit menjadi kelabu, kamu seakan membagi energi magis untukku.
Tertanda,
Girl who got inspired by you.
Setiap pagi aku hanya bisa melihat sisa embun. Aku kehilangan dia setelah ratu tata surya itu menyapa. Tanpa tahu ke mana ia berlalu. Tetapi aku percaya ia tak pernah pergi. Ia selalu menawarkan asa, entah apa. Terkadang aku juga bingung ke mana hati ini harus berlabuh. Kubiarkan saja, mengalir seperti air sungai yang bermuara ke laut lalu menuju samudera.
Dan aku kembali bahagia bila langit mulai kelabu. Karena ketika langit menjadi kelabu, aku mampu tersenyum dari bumi—dari jarak ini. Karena ketika langit menjadi kelabu, kamu seakan membagi energi magis untukku.
Tertanda,
Girl who got inspired by you.

Komentar
Posting Komentar